Rehan adalah seorang anak kelas 6 SD, dia anak seorang pekerja kebun di sekolahnya. Tiap hari Rehan berangkat sekolah bersama dengan ayahnya naik sepeda. Di sekolah Rehan ada murid yang terkenal malas dan nakal, namanya Daniel. Daniel adalah anak Pak Suherman seorang pengusaha. Daniel juga susah kalau disuruh membantu orang tua, kadang orang tuanya juga kesal dengan perilaku Daniel yang malas dan nakal. Kenakalan Daniel juga terjadi di sekolah, semua murid juga pernah merasakan keusilannya, dan yang paling sering dikerjain oleh Daniel yaitu Rehan, dari bangku yang dipasang permen karet sampai dilempar lumpur yang kotor, namun Rehan cuma diam dan tidak marah kepada Daniel, dia hanya fokus dengan pelajaran padahal kadang dia diledeki teman-temannya karena bajunya kotor, gurunya juga pernah menegur dia kenapa bajunya kotor gitu, namun Rehan hanya menjawab dia terjatuh waktu dalam perjalanan ke sekolah. Karena ayahnya adalah seorang pekerja kebun Rehan pun sering membantu ayahnya membersihkan rumput-rumput di sekolahnya. Meskipun masih anak-anak ternyata Rehan tak punya banyak waktu untuk bermain, sehabis sekolah kalau tidak membantu ayahnya bekerja di kebun sekolah dia juga mambantu ibunya mencuci pakaian, karena ibunya kadang-kadang tidak enak badan, dan malamnya dia selalu giat belajar. Waktu sudah menunjukkan jam 2 siang, terlihat Daniel lagi santai menaiki sepedanya, tiba-tiba dari belakang ada seorang yang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, Daniel pun terserempet sampai terjatuh ke got, tubuh Daniel yang masuk got pun tertindih sepedanya hingga dia tak bisa apa-apa selain minta tolong. "Tolong...tolong....!!!" teriak Daniel. Rehan baru selesai membantu ayahnya mencabuti rumput di sekolahnya dan bergegas pulang ke rumahnya, di tengah jalan dia mendengar suara minta tolong, diapun tengak-tengok ke kiri dan ke kanan dan akhirnya matanya tertuju ke selokan dan dia melihat ada anak di selokan tertindih sepeda, diapun segera menolong anak yang ada di selokan itu, anak yang ditolong itu adalah Daniel yang selama ini suka usil dan mengerjain dia, namun Rehan tetap tulus menolong Daniel. Ternyata pengendara motor yang menyerempet Daniel itu adalah seorang pencuri. Keesokan harinya Daniel menemui Rehan untuk berterima kasih dan minta maaf karena selama ini telah berbuat nakal kepada Rehan. Daniel pun ingin menjadi sahabat Rehan dan akan memperbaiki perbuatannya yang nakal dan malas. Rehan pun sangat gembira dengan perubahan yang terjadi pada diri Daniel. Ahirnya mereka berdua pun semakin akrab, Daniel juga sering membantu Rehan dalam mengerjakan pekerjaannya seperti membantu ayah mencabut rumput ataupun mencabut pohon singkong di kebun milik ayah Rehan yang walaupun cuma sepetak. Pak Suherman ayah Daniel merasa heran karena akhir-akhir ini Daniel berubah menjadi anak yang tidak terlalu malas, meskipun tiap Daniel pulang sore bajunya selalu kotor Pak Suherman tidak pernah marah karena perilaku Daniel sudah berubah menjadi baik, ibu Daniel juga senang dengan perubahan anaknya. Dalam hati Pak Suherman bertanya-tanya siapa sebenarnya yang bisa membuat Daniel berubah, diapun berniat untuk menyelidiki, dan akhirnya Pak Suherman tahu kalau Rehanlah yang membuat Daniel berubah, Pak Suherman pun sangat berterima kasih kepada Rehan, dan sebagai tanda terima kasih Pak Suherman bersedia menanggung biaya pendidikan Rehan sampai SMA.
Sunday, May 12, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment